Wakil Ketua DPRD M Nuh Ajak ASN Kabupaten Bekasi Bersikap Netral di Pemilu 2024

waktu baca 2 menit
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bekasi Muhammad Nuh. Foto/Istimewa

KABUPATEN BEKASI – DPRD Kabupaten Bekasi meminta seluruh aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk bersikap netral di Pemilu 2024. Selain itu, masyarakat diminta untuk menyukseskan untuk menyuarakan suaranya tak di golput.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bekasi Muhammad Nuh kepada Komunica.id. ”Netralitas aparatur sipil negara (ASN) menjadi penting saat pelaksaan Pemilu 2024, dan berperan memberikan suaranya sesuai pilihannya,” kata Nuh, Selas (6/2/2024).

“ASN itu harus netral karena menghindari penyalahgunaan sumber daya untuk tujuan politik, menjaga integritas kompetisi politik, dan melindungi kepentingan publik, dan harus memberikan suaranya sesuai dengan pilihan hati nuraninya,” ungkapnya.

M Nuh menekankan bahwa sikap netralitas ASN juga merupakan simbol pemberian pelayanan yang adil, menjaga agar pelayanan publik tidak dipengaruhi oleh pertimbangan politik, dan memastikan kebijakan pemerintah tetap berfokus pada kepentingan umum.

Netralitas ASN, kata  M Nuh, bukan hanya sebagai kewajiban moral, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk menghindari potensi penyalahgunaan kekuasaan dan sumber daya pemerintah dalam kepentingan politik tertentu.

“Netralitas ASN adalah dukungan untuk prinsip demokrasi dengan cara memastikan pelaksanaan pemilu yang adil, memfasilitasi partisipasi masyarakat dalam memilih secara bebas, sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi yang sehat,” tuturnya.

Politisi PKS tersebut kembali menekankan bahwa dalam peran mereka sebagai profesional, ASN diharapkan memperlakukan politisi dan partai politik dengan setara dan tidak memihak. Mereka diingatkan untuk bekerja secara independen.

Alasannya, lanjut M Nuh, untuk kepentingan negara dan masyarakat, terlepas dari siklus politik praktis pesta demokrasi lima tahunan. Untuk itu, dia berharap agar Pemilu 2024 dapat berjalan dengan baik, demokratis, dan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi yang sehat.

”Karena kondusifitas itu harus dibangun juga dari lingkup internal, bukan saja di masyarakatnya. Saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi untuk memberikan hak suaranya di Pemilu 2024, dan saya titip tetap jaga kondusifitas damai,” tutupnya.