Hadapi Tantangan, Bank DKI Fokus Lakukan Transformasi Perbankan

waktu baca 3 menit
Ilustrasi Bank DKI

JAKARTA – Tantangan bisnis perbankan dewasa ini semakin beragam. Salah satu yang dihadapi termasuk oleh Bank DKI Jakarta yakni situasi Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity (VUCA).

Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi mengatakan, VUCA merupakan tantangan yang terjadi karena disrupsi, pergeseran pasar, perubahan perilaku konsumen, serta persaingan bisnis yang semakin ketat.

Dalam menghadapi tantangan itu, lanjut dia, Bank DKI konsisten untuk melakukan transformasi perbankan melalui digitalisasi layanan pada industri perbankan. 

“Langkah transformasi digital yang dijalankan Bank DKI saat ini berada pada jalur yang tepat,” kata Arie kepada wartawan, Jumat (5/4/2024).

Konsitensi dalam mengahdirkan layanan digitalisasi perbankan sudah dilakukan dengan berbagai macam inovasi. Menurutnya, produk dan layanan perbankan digital akan semakin memudahkan nasabah, mitra, dan pemangku kepentingan lainnya. 

“Tentu dengan terus memperbarui dan meningkatkan layanan digital, Bank DKI bertekad untuk menjadi pilihan utama dalam memenuhi kebutuhan perbankan nasabah,” ujarnya. 

Dia mengungkapkan, salah satu cara menghadirkan solusi digital yang mudah dan praktis bagi masyarakat, Bank DKI memperkenalkan Jakarta Tourist Pass dengan berkolaborasi bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Jakarta Tourist Pass merupakan solusi digital berbasis kartu uang elektronik (JakCard Bank DKI) dan dompet elektronik/e-wallet (JakOne Pay Bank DKI) untuk memudahkan para wisatawan mengakses destinasi populer, transportasi umum, kuliner, event, dan layanan pariwisata lainnya di Jakarta. 

Tidak hanya itu, Jakarta Tourist Pass juga menghadirkan kemudahan bertransaksi dengan fitur scan to pay untuk melakukan pembayaran QRIS dan fitur top-up Jakcard untuk mengisi Jakcard secara praktis dalam satu aplikasi.

Atas komitmen dalam inovasi dan pengembangan produk dan layanan perbankan digital, Bank DKI kembali meraih penghargaan pada ajang 13th Infobank-Isentia Digital Brand Recognition 2024 yang diselenggarakan di Jakarta pada Senin (01/04). 

Semakin spesial, Bank DKI meraih sebanyak 10 (sepuluh) penghargaan sekaligus, termasuk penganugerahan Bank DKI sebagai The Best Bank Umum Konvensional 2024 – KBMI 2.

Adapun 10 kategori penghargaan yang diterima Bank DKI, diantaranya sebagai kategori terbaik The Best Deposito Bank Umum Konvensional 2024 – KBMI 2 (Deposito Rupiah), The Best KPR Bank Umum Konvensional 2024 – KBMI 2 (Griya Monas), dan The Best Tabungan Bank Umum Konvensional 2024 – KBMI 2 (Simpeda Monas).

Kemudian, The Best Mobile Banking Bank Umum Konvensional 2024 – KBMI 2 (Jakone Mobile), The Best E-Money Bank 2024 – KBMI 2 (Jakcard), serta The Best Unit Usaha Syariah – Bank Umum Konvensional 2024.

Selain itu, Bank DKI juga meraih The 2nd Best Credit Card Bank Umum Konvensional 2024 – KBMI 2, The 2nd Best Debit Card Bank Umum Konvensional 2024 – KBMI 2, serta The 3rd Best Overall Unit Usaha Syariah – Bank Umum Konvensional 2024.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Bank DKI Amirul Wicaksono, melalui keterangan resmi menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang selalu memberikan kepercayaan terhadap produk dan layanan Bank DKI.

“Penuh rasa syukur penghargaan ini menjadi apresiasi bagi Bank DKI atas langkah-langkah transformasi yang ditempuh. Bank DKI siap untuk terus menghadirkan inovasi digital melalui sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, dalam upaya mengambangkan produk dan layanan untuk menjawab segala kebutuhan nasabah,” ujar Amirul.