Hadirkan Layanan Perbankan Positif, Bank DKI Raih 2 Penghargaan dari The Iconomics

waktu baca 3 menit
Bank DKI telah menyalurkan kredit termasuk pembiayaan syariah sebesar Rp52,00 triliun pada Q4 2023 dari Rp48,37 triliun pada Q4 2022. Foto/Istimewa

JAKARTA – PT Bank DKI berhasil meraih dua penghargaan sekaligus, sebagai Indonesia’s 20 Top Digital Financial Brands Awards 2024 dan Top Sharia Business Unit in Regional Bank Category dari media The Iconomics. 

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Ritel & Syariah Bank DKI, Henky Oktavianus dalam gelaran Indonesia Business Innovation Forum 2024 di Jakarta pada Selasa (20/2/2024). 

Dalam pidatonya saat menerima penghargaan, Henky mengucapkan terima kasih kepada pemegang saham, para nasabah, dan seluruh mitra kerja yang terus memberikan kepercayaan atas produk dan layanan perbankan dari Bank DKI.

”Bank DKI senantiasa beradaptasi dengan berinovasi menghadirkan berbagai produk dan layanan digital, salah satunya dengan produk unggulan kami yaitu JakOne Mobile, yang merupakan super apps yang menghadirkan mobile banking dan mobile wallet untuk memenuhi kebutuhan transaksi harian nasabah,” kata Henky. 

Henky menambahkan, dalam mengembangkan produk dan layanan, Bank DKI juga turut berinovasi dari sisi perbankan syariah. Dibuktikan dengan Unit Usaha Syariah Bank DKI yang telah menerapkan Dual Banking Leverage Model (DBLM). 

Dimana DBLM memungkinkan nasabah yang menghendaki produk dan layanan dengan skema syariah, dapat melakukan transaksi di seluruh Kantor Cabang, termasuk Kantor Cabang Bank DKI Konvensional.

Penentuan pemenang Indonesia’s 20 Top Digital Financial Brands Awards 2024, dilakukan melalui tiga tahap penilaian, yaitu Focus Group Discusscion, Online Quatitative Survey, dan Penilaian, termasuk metode survey online yang melibatkan hingga lebih dari 10.000 responden di 10 (sepuluh) kota besar di Indonesia. 

Sedangkan untuk predikat Top Sharia Business Unit in Regional Bank Category, ditentukan melalui penilaian kinerja keuangan dengan pembobotan neraca keuangan sebesar 60 persen, dan laporan laba rugi serta penghasilan komprehensif sebesar 40 persen. 

Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi menambahkan, Bank DKI terus melakukan berbagai upaya pengembangan produk dan layanan berbasis digital dengan elektronifikasi pembayaran secara terintegrasi pada moda transportasi, tempat wisata kelolaan Pemprov DKI, digitalisasi pembayaran pasar kelolaan Perumda Pasar Jaya, hingga berbagai kolaborasi dengan BPD, BUMD dan entitas lainnya.

“Pengembangan produk dan layanan berbasis digital Bank DKI dilakukan guna memperluas aksesibilitas keuangan masyarakat, serta sebagai upaya mendorong peningkatan daya saing perusahaan untuk terus tumbuh berkelanjutan,” ujar Arie. 

Sebagai informasi, laporan periode Desember 2023 tercatat jumlah pengguna aplikasi digital unggulan Bank DKI, JakOne Mobile telah mencapai 2,23 juta orang, dengan volume transaksi sebesar 29,62 juta transaksi dan nominal transaksi mencapai Rp30,63 triliun. 

Selain itu, membersamai momentum penghujung tahun 2023, Bank DKI memperkenalkan Jakarta Tourist Pass yang merupakan solusi digital berbasis kartu elektronik (JakCard Bank DKI) dan aplikasi (JakOne Pay Bank DKI) yang dapat digunakan untuk mempermudah wisatawan dalam mengakses layanan pariwisata di Jakarta.