Waspada! Angin Puting Beliung Ancam Jabar hingga Akhir Februari

waktu baca 2 menit
Fenomena angin puting beliung ini pada umumnya dapat lebih sering terjadi pada periode peralihan musim maupun musim hujan. Foto/Ilustrasi

BANDUNG – Peristiwa bencana alam berupa angin puting beliung menerjang wilayah Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Bandung pada Rabu (21/2/2024). Fenomena angin puting beliung ini pada umumnya dapat lebih sering terjadi pada periode peralihan musim.

Bahkan, tidak menutup kemungkinan terjadi juga di periode musim hujan. Hal itu diungkapkan 

Deputi Bidang Meteorologi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Guswanto dalam keterangannya, Jumat (23/2/2024).

Menurut dia, dalam beberapa hari terakhir ini, pihaknya telah mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem untuk wilayah Jawa Barat. “Potensi cuaca ekstrem, termasuk hujan intensitas lebat berpotensi terjadi di Sumedang dan Bandung,” katanya.

Informasi tersebut diperkuat juga dengan dikeluarkannya berita peringatan dini cuaca ekstrem untuk periode 1-6 jaman pada 21 Februari 2024 mulai pukul 11.30 WIB hingga pukul 16.40 WIB sebanyak 4 kali pada hari terjadinya fenomena cuaca ekstrem puting beliung.

Terkait potensi cuaca, BMKG memonitor bahwa terdapat beberapa fenomena atmosfer yang terpantau masih cukup signifikan dan dapat memicu peningkatan curah hujan yang disertai kilat atau angin kencang.

”Antara lain aktivitas monsun asia yang masih dominan, aktivitas gelombang atmosfer di sekitar Indonesia bagian tengah dan timur serta terbentuknya pola belokan dan pertemuan angin yang memanjang di Indonesia bagian tengah dan selatan,” jelasnya.

BMKG memetakan sebanyak 25 daerah yang berpotensi terjadi hujan sedang dengan disertai pembentukan awan Comolunimbus pemicu adanya bencana angin puting beliung untuk periode 22-25 Februari 2024.

Di antaranya Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.

Kemudian, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Papua.

Berita Terkini

0
0