Wujudkan Jakarta Kota Global, Bank DKI Perluas Layanan Perbankan Berbasis Digital

waktu baca 2 menit
Sebanyak 15 kantor cabang Bank DKI dan layanan kas keliling untuk kebutuhan uang tunai di Lebaran 2024. Foto/Bank DKI

JAKARTA – Inovasi produk dan layanan berbasis digital terus dikembangkan Bank DKI sebagai salah satu BUMD milik Pemerintah Provinsi Jakarta. Tujuannya untuk mewujudkan visi Jakarta sebagai kota global di masa mendatang.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI Arie Rinaldi mengatakan, salah satu yang sudah dilakukan pihaknya dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global dengan memperluas jaringan akses layanan perbankan berbasis digital. 

“JakOne Mobile sebagai pembayaran elektronik berbasis kartu JakCard, dukungan UMKM dengan sistem keagenan JakOne Abank, termasuk berbagai upaya kolaborasi elektronifikasi pembayaran terintegrasi pada moda transportasi,” kata Arie, Minggu (31/3/2024).

Dia menambahkan, layanan ini juga mencakup pembayaran tempat wisata kelolaan Pemprov DKI, digitalisasi pembayaran pasar kelolaan Perumda Pasar Jaya, hingga berbagai kolaborasi digital dengan BPD, BUMD dan entitas lainnya.

Periode Q4 2023 pengguna aplikasi JakOne Mobile mobile banking Bank DKI mencapai 2,23 juta orang, tumbuh 12,11 persen (YoY) dibanding periode yang sama pada Q4 2022, dengan volume transaksi sebesar 29,62 juta transaksi dan nominal transaksi mencapai Rp30,63 triliun. 

Jumlah pengguna aplikasi JakOne Abank, yang merupakan layanan perbankan sistem keagenan dengan menggunakan perangkat Mobile Point of Sale (MPOS) pada Q4 2023 mencapai 4,99 ribu agen, tumbuh 170,42% (YoY) dibanding periode Q4 2022,.

Bahkan, volume transaksi sebesar 3,18 juta transaksi dan nominal transaksi mencapai Rp1,72 triliun.Sedangkan pengguna JakOne Merchant yang menyediakan layanan pembayaran secara real time dengan menggunakan QRIS pada periode Q4 2023 mencapai 31,47 ribu merchant. 

“Angkanya mengalami pertumbuhan sebanyak 101,39% (YoY) dibanding periode yang sama tahun sebelumnya,dengan volume transaksi sebesar 3,25 juta transaksi dan nominal transaksi mencapai Rp533,55 miliar,” ujarnya. 

Lebih lanjut, dia menyampaikan catatan terbaru di penghujung tahun 2023, Bank DKI memperkenalkan Jakarta Tourist Pass yang merupakan solusi digital berbasis kartu elektronik (JakCard Bank DKI) dan aplikasi (JakOne Pay Bank DKI) yang dapat digunakan untuk mempermudah wisatawan dalam mengakses layanan pariwisata di Jakarta. 

Jakarta Tourist Pass memiliki sejumlah fitur, yakni Maps yang menyajikan daftar lokasi destinasi wisata, fitur Event yang digunakan sebagai sumber referensi lokasi, waktu dan harga tiket destinasi wisata di Jakarta, fitur pembayaran dengan metode scan to pay, update balance, hingga Top Up JakCard. 

Sedangkan, kata dia, untuk kebutuhan tiket elektronik transportasi terintegrasi di Jakarta seperti KRL Commuter Line, Transjakarta, MRT Jakarta, LRT Jakarta, hingga LRT Jabodebek, dapat diakses dengan JakCard Bank DKI.

“Produk dan layanan Bank DKI akan terus diperluas seiring dengan visi Bank DKI untuk mendukung pertumbuhan Jakarta melalui pengembangan UMKM, kemudahan bertransaksi dan mewujudkan sistem transaksi non-tunai,” tandasnya.