PERMIKOMNAS RI Perkuat Talenta Digital Lewat Temu Nasional dan Permitech Expo 2026
KOMUNICA.ID – Perhimpunan Mahasiswa Informatika dan Komputer Nasional Republik Indonesia (PERMIKOMNAS RI) menggelar Temu Nasional & Permitech Expo 2026 di Balai Pelatihan Teknis (BPT) Komdigi Cikarang, Kabupaten Bekasi, pada 4-5 Juli 2026.
Mengusung tema “Akselerasi Talenta Digital Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, akademisi, industri, dan mahasiswa dalam memperkuat ekosistem talenta digital nasional.
Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Komunikasi dan Digital RI Meutya Viada Hafid, Anggota Komisi I DPR RI Andina Thresia Narang, Kepala BPSDM Komdigi Bonifasius Wahyu Pudjianto, Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, Ketua Umum PERMIKOMNAS RI Fadli, serta Koordinator Wilayah VI DKI Jakarta PERMIKOMNAS Niha Nihaya.
Rangkaian acara meliputi Cyber Security Competition, Permitech Expo, serta talkshow yang menghadirkan akademisi, pemerintah, lembaga strategis, dan praktisi.
Para narasumber membahas isu penguatan literasi digital, keamanan data, kecerdasan buatan (AI), literasi keuangan digital, hingga kesehatan mental di tengah perkembangan industri teknologi.
Ketua Umum PERMIKOMNAS RI, Fadli, mengatakan organisasinya memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan talenta digital Indonesia.
“PERMIKOMNAS memiliki potensi besar dalam mendukung ekosistem digital Indonesia demi kemajuan bangsa. Kami berharap potensi tersebut dapat terus dioptimalkan dan diwujudkan melalui kolaborasi yang berkelanjutan.”
Menurut Fadli, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam mencetak generasi digital yang mampu menjawab tantangan masa depan.
“Melalui kompetisi keamanan siber dan pameran karya inovatif ini, kami ingin membuktikan bahwa talenta digital Indonesia bukan hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi pencipta inovasi sekaligus benteng pertahanan digital bangsa menuju Indonesia Emas 2045.”
Melalui penyelenggaraan Temu Nasional & Permitech Expo 2026, PERMIKOMNAS RI berharap kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, industri, dan mahasiswa semakin kuat sehingga mampu melahirkan talenta digital yang kompeten, adaptif, dan inovatif dalam mendukung transformasi digital menuju Indonesia Emas 2045.






