Identitas Jasad Pria Hangus di Tambun Bekasi Masih Misterius

Jasad pria di Bekasi Ditemukan hangus terbakar

KOMUNICA.ID – Polisi masih berupaya mengungkap identitas jasad pria yang ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di Kampung Jati, RT 04/RW 03, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (25/8/2026) dini hari.

Jasad tersebut ditemukan di area terbuka yang terdapat tumpukan limbah kayu. Hingga kini, polisi belum mengetahui identitas korban maupun penyebab tubuh pria tersebut terbakar.

Kapolsek Tambun Selatan, Kompol Wuriyanti, mengatakan laporan mengenai penemuan jasad diterima polisi sekitar pukul 01.00 WIB.

“Jadi tadi malam sekitar jam 1 dini hari kami menerima laporan dari warga Jatimulya. Adanya penemuan jenazah yang terbakar,” kata Wuriyanti, Selasa (25/8/2026) malam.

Petugas kemudian mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan Tim Identifikasi Polres Metro Bekasi. Proses pengamanan lokasi dilakukan sebelum jasad korban dievakuasi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Wuriyanti memastikan korban merupakan seorang laki-laki. Kondisi tubuh yang ditemukan membuat polisi belum dapat memastikan identitasnya melalui pemeriksaan awal di lokasi.

“Jadi pada saat kami kesana, itu memang ditemukan sosok jenazah berkelamin laki-laki dengan kondisi yang sudah terbakar 100 persen,” kata dia.

Pemeriksaan awal juga belum menemukan identitas yang dapat dikenakan pada korban. Kondisi jasad yang hangus membuat petugas tidak memperoleh petunjuk yang cukup untuk mengetahui siapa korban tersebut.

“Identitas seperti yang tadi disampaikan belum teridentifikasi karena kondisi korban yang sangat rusak, yang sudah terbakar hangus. Kemudian juga tidak ditemukan identitas di tubuh korban,” katanya.

Menurut Wuriyanti, pemeriksaan di lokasi juga belum menemukan petunjuk mengenai pakaian yang dikenakan korban. Kondisi jasad yang terbakar membuat tanda atau benda yang dapat membantu proses identifikasi tidak terlihat.

Jasad korban selanjutnya dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi berharap pemeriksaan tersebut dapat membantu mengungkap identitas korban sekaligus mengetahui penyebab kematiannya.

Polisi juga belum dapat menyimpulkan bagaimana jasad tersebut sampai terbakar. Kemungkinan korban sengaja dibakar maupun terbakar akibat penyebab lain masih didalami.

“Terkait itu, jadi ini kita tidak bisa bilang itu dibakar atau tidak ya. Jadi kami menemukan jenazah yang sudah terbakar. Nah, soal penyebabnya nanti masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

Lokasi penemuan jasad berada di area terbuka yang dipenuhi tumpukan kayu bekas. Polisi mendapat informasi bahwa lahan tersebut merupakan area milik perusahaan yang dimanfaatkan untuk menyimpan limbah kayu sebelum kembali dijual.

Limbah kayu tersebut, berdasarkan keterangan warga, biasa dimanfaatkan sebagai bahan bakar oleh para pengrajin tahu dan tempe.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban ditemukan dalam kondisi hangus terbakar.

Wuriyanti meminta masyarakat yang kehilangan anggota keluarga laki-laki untuk segera menghubungi Polsek Tambun Selatan. Imbauan tersebut ditujukan terutama kepada warga yang memiliki anggota keluarga yang tidak pulang dalam beberapa hari terakhir maupun sudah cukup lama.

Dari pemeriksaan awal, korban diperkirakan memiliki tinggi sekitar 165 sentimeter dan berat badan antara 60 hingga 65 kilogram.

“Siapapun masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya, baik yang sudah lama atau baru beberapa hari ini tidak pulang, berjenis kelamin laki-laki dengan tinggi badan kurang lebih 165 cm, berat badan antara 60-65 kg,” ujar Wuriyanti.