Telkom University Dorong Transformasi Digital Masjid Lewat SI MAS RAYYAN di Bekasi

Kegiatan pelatihan dan pendampingan penggunaan SI MAS RAYYAN kepada pengurus Masjid Ar-Rayyan. Foto: Istimewa

KOMUNICA.ID – Pengurus Masjid Ar-Rayyan kini mulai memanfaatkan teknologi digital dalam pengelolaan inventaris melalui implementasi Sistem Informasi Inventaris Berbasis Website (SI MAS RAYYAN). Program ini merupakan bagian dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang diselenggarakan oleh Telkom University untuk meningkatkan efektivitas, transparansi, dan akuntabilitas pengelolaan aset masjid.

Kegiatan bertajuk “Digitalisasi Sistem Informasi Inventaris Berbasis Website di Masjid Ar-Rayyan” tersebut dipimpin oleh Dewi Marini Umi Atmaja, S.Kom., M.Kom. bersama tim dosen yang terdiri atas Arif Rahman Hakim, S.Kom., M.Kom., Deny Haryadi, S.Kom., M.Kom., dan Putri Rizqiyah, S.Kom., M.Kom. Program ini juga melibatkan mahasiswa Alan Abyan Maftuh, Zhawa Kamela, dan Daniswara Rafi Pandora yang berperan dalam implementasi sistem dan pendampingan kepada mitra.

Kegiatan dilaksanakan di Masjid Ar-Rayyan yang berlokasi di Perumahan Griya Kreasi Aqilla, Desa Sukajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Kamis (14/5/26). Sebelum program ini dijalankan, pengelolaan inventaris masjid masih dilakukan secara manual sehingga proses pencatatan aset, pencarian data, hingga penyusunan laporan memerlukan waktu yang relatif lama dan berisiko menimbulkan kesalahan administrasi.

Melihat kondisi tersebut, tim PkM Telkom University menghadirkan SI MAS RAYYAN sebagai solusi digital untuk membantu pengurus masjid mengelola inventaris secara lebih efektif dan terintegrasi. Sistem berbasis website ini dilengkapi dengan berbagai fitur, mulai dari pengelolaan data barang, kategori inventaris, data peminjam, transaksi peminjaman dan pengembalian, hingga pembuatan laporan inventaris secara otomatis.

Dengan sistem yang terpusat, seluruh data inventaris dapat diakses dan diperbarui dengan lebih mudah. Pengurus masjid tidak lagi bergantung pada pencatatan manual yang rentan terhadap kehilangan data maupun kesalahan pencatatan. Kehadiran SI MAS RAYYAN diharapkan mampu meningkatkan kualitas tata kelola aset sekaligus mendukung administrasi masjid yang lebih modern.

Selain implementasi sistem, tim pengabdian juga menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan penggunaan aplikasi kepada pengurus Masjid Ar-Rayyan. Dalam sesi tersebut, peserta diperkenalkan pada cara mengoperasikan sistem, mengelola data inventaris, melakukan pencatatan transaksi, serta menghasilkan laporan secara otomatis.

Pelatihan berlangsung dengan antusiasme tinggi. Para peserta aktif mengikuti sesi praktik dan diskusi sehingga dapat memahami penggunaan sistem secara langsung. Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan solusi teknologi, tetapi juga meningkatkan literasi digital pengurus masjid dalam mengelola administrasi secara lebih profesional.

Hasil evaluasi menunjukkan respons yang sangat positif dari peserta. Sebanyak 64 persen responden menyatakan setuju dan 36 persen lainnya menyatakan sangat setuju terhadap manfaat program, kualitas pelatihan, serta kesesuaian sistem dengan kebutuhan pengelolaan inventaris masjid.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa SI MAS RAYYAN mampu memberikan manfaat nyata dalam mendukung transformasi digital pengelolaan aset masjid. Melalui program ini, Telkom University berharap digitalisasi administrasi dapat terus berkembang di lingkungan masjid sehingga pengelolaan aset menjadi lebih efektif, transparan, dan akuntabel.

Implementasi SI MAS RAYYAN juga diharapkan menjadi langkah awal transformasi digital yang lebih luas dalam pengelolaan lembaga keagamaan berbasis teknologi, sekaligus memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekitar.