Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Kabupaten Bekasi Akibat Hujan Deras
Komunica.id | Intensitas hujan yang tinggi sejak Sabtu malam (17/1) hingga Minggu pagi (18/1/2026) menyebabkan banjir meluas di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sejumlah permukiman dan jalan utama terendam air, memaksa warga mengamankan barang-barang dan menghentikan aktivitas keseharian mereka.
Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi, setidaknya lima kecamatan terdampak banjir dengan ketinggian air yang bervariasi, mulai dari puluhan sentimeter hingga hampir mencapai pinggang orang dewasa di beberapa titik. Air juga memasuki rumah warga dan merendam jalan lingkungan, sehingga kondisi lalu lintas terganggu.
“Data sementara ada lima kecamatan yang terendam banjir,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, Minggu (18/1/2026).
Warga Kampung Cibeber, Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, melaporkan adanya genangan air yang mulai muncul sejak dini hari. Menurut Asep, salah satu warga setempat, genangan tersebut terus meluas meski intensitas hujan mulai berkurang.
“Air awalnya cuma setumit, tapi menjelang pagi makin tinggi dan masuk ke halaman rumah,” ujar Asep.
Sejumlah warga bahkan terpaksa memindahkan perabotan rumah tangga ke tempat yang lebih tinggi guna mengurangi potensi kerusakan.
“Kami khawatir kalau hujan turun lagi, ketinggian air bisa makin parah,“ tambahnya.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Bekasi merupakan dampak dari kondisi cuaca ekstrem yang diperkirakan masih akan berlangsung pada 18–19 Januari 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini untuk potensi hujan lebat yang disertai angin kencang, sehingga risiko banjir dan bencana hidrometeorologi lainnya tetap tinggi.






