Google Tinggalkan Chromebook? Ini Fitur Canggih Laptop Baru Googlebook

Tampilan Googlebook. Foto/Web Googlebook

KOMUNICA.ID – Google resmi memperkenalkan laptop generasi barunya bernama Googlebook. Perangkat ini disebut menjadi evolusi terbaru dari Chromebook yang sudah dikembangkan Google selama lebih dari 15 tahun.

Jika Chromebook selama ini dikenal sebagai laptop berbasis cloud dan internet, Googlebook hadir dengan pendekatan berbeda. Laptop ini dirancang dengan fokus utama pada teknologi kecerdasan buatan atau AI, khususnya Gemini AI.

Google menyebut Googlebook sebagai laptop pertama yang dibangun khusus untuk era “Gemini Intelligence”. Lantas, apa saja perbedaan Googlebook dengan Chromebook? Berikut daftarnya:

1. Googlebook Gemini AI Jadi Fitur Utama

Perbedaan paling mencolok ada pada dukungan AI. Jika Chromebook lebih fokus pada layanan cloud dan aplikasi web, Googlebook justru dibangun khusus untuk mengintegrasikan Gemini AI ke seluruh sistem laptop.

Menurut Senior Direktur Laptop dan Tablet Google, Alex Kuscher, Googlebook dirancang agar AI bisa memberikan bantuan personal dan proaktif kepada pengguna kapan saja.

Gemini AI nantinya akan hadir di berbagai aplikasi seperti:

– Google Photos

– Chrome

– Viewer atau penampil dokumen

– Sistem pencarian

– Pengolahan gambar dan file

2. Fitur “Magic Pointer” di Kursor

Googlebook membawa fitur baru bernama Magic Pointer. Fitur ini memungkinkan kursor laptop terhubung langsung dengan Gemini AI untuk menjalankan berbagai perintah otomatis. Contohnya:

– Mengarahkan kursor ke tanggal di email untuk langsung membuat jadwal meeting

– Memilih dua gambar berbeda lalu menggabungkannya menjadi gambar baru dengan AI

– Memunculkan rekomendasi otomatis berdasarkan aktivitas pengguna

Fitur ini disebut dikembangkan bersama tim Google DeepMind.

3. Integrasi HP Android

Googlebook juga membawa integrasi lebih kuat dengan perangkat Android dibanding Chromebook. Pengguna nantinya bisa membuka aplikasi Android langsung dari laptop tanpa perlu berpindah ke ponsel. Misalnya:

– Membuka aplikasi pesan makanan

– Membalas chat

– Mengakses aplikasi mobile tertentu langsung di laptop

Googlebook disebut menggabungkan sistem Android dan ChromeOS dalam satu perangkat.

4. Bisa Bikin Widget AI

Googlebook mendukung fitur baru bernama Create your Widget. Lewat fitur ini, pengguna bisa membuat widget khusus berbasis AI sesuai kebutuhan pribadi.

Gemini AI nantinya akan membantu mengumpulkan informasi dari internet maupun akun Google pengguna untuk membuat tampilan dashboard yang lebih personal. Contohnya:

– Widget agenda harian

– Ringkasan email

– Cuaca dan jadwal meeting

– Pengingat otomatis berbasis aktivitas pengguna

5. Desain Glowbar Warna-warni

Dari sisi desain, Googlebook punya ciri khas baru bernama Glowbar. Glowbar berbentuk strip lampu bercahaya di bagian atas cover laptop dengan warna khas Google:

– Biru

– Hijau

– Kuning

– Oranye

Desain ini belum pernah ada di Chromebook sebelumnya dan menjadi identitas visual baru Googlebook.

Spesifikasi dan Harga Masih Misterius

Meski sudah diumumkan resmi, Google belum membuka detail spesifikasi lengkap Googlebook. Beberapa hal yang masih dirahasiakan antara lain:

– Jenis prosesor

– Ukuran layar

– Kapasitas RAM dan memori

– Harga resmi

– Tanggal penjualan global

Namun Google memastikan sejumlah produsen besar bakal menjadi mitra pertama pembuat Googlebook, di antaranya:Acer, ASUS, Dell, HP dan Lenovo.

Kehadiran Googlebook menandai langkah baru Google dalam menghadirkan laptop berbasis AI, bukan sekadar perangkat cloud seperti Chromebook generasi sebelumnya.***