Bak Koboy Jalanan, Sekelompok Orang Tidak Dikenal Tembak Warga Lokal
BEKASI – Bak koboi jalanan Sekelompok Orang Tidak Dikenal (OTK) diduga melakukan aksi penembakan di Kampung Tambun Mugih RT 020/01 Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Senin (06/11/2023) petang.
Akibat kejadian ini, dua orang warga lokal mengalami luka tembak di bagian tangan dan paha. Keduanya pun terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Seperti diketahui, dugaan aksi bak koboi yang sedang melakukan penembakan itu diduga oleh warga setempat telah tekaman dalam kamera pengawas CCTV di lokasi kejadian.
Dalam vidio amatir yang di rekaman oleh warga, bernarasikan di lokasi kejadian sehabis waktu Magrib telah terjadi insiden (penembakan-red).
Akibatnya sejumlah warga berbondong-bondong mendatangi TKP guna mengetahui aksi penembakan yang telah terjadi sebelumnya yang dilakukan oleh OTK tersebut.
“Ini warga sudah pada kumpul, terjadi insiden tadi jam 6 magrib, ada 3 orang masuk dan keluar dari PT, membuang peluru pakai senjata rakitan sehingga menimbulkan korban warga kampung,” keterangan vidio
“Ini warga sudah berkerumun ingin melihat bukti dari CCTV, karena pelaku (penembakan-red) keluar dari PT.” sambungnya.
“Kita (warga-red) ingin mengetahui kejadian tersebut, karena petugas keamanan yakni sekuriti tidak bisa untuk membuka akses kamera pengawas tersebut.” dikutip suara warga dari narasi di vidio.
Sementara itu, Kepala Kepolisian Sektor Babelan, Kompol Didik Prijo Susilo membenarkan kejadian tersebut setelah mendapat laporan, pihaknya langsung bergegas menerjunkan petugas kepolisian polisi ke tempat kejadian perkara (TKP).
“Dua orang mengalami luka tembak, satu orang tertembak di bagian tangan dan satunya lagi di bagian paha. Sementara korban dilarikan ke rumah sakit guna pertolongan pertama,” kata Kapolsek Babelan Didik Prijo Susilo ketika dikonfirmasi wartawan Selasa (07/11).
Berdasarkan pantauan kamera pengawas CCTV di sekitar di lokasi tempat kejadian perkara, diperoleh informasi pelaku diduga berjumlah 5 orang dengan menggunakan 3 unit sepeda motor.
Usut punya usut, diketahui salah seorang pelaku tiba-tiba diduga menembakan dengan menggunakan senjata api jenis air softgun ke arah korban. Kejadian itu berlangsung dengan sangat singkat.
“Melihat CCTV diduga pelaku sekitar 3 motor (5 orang-red) mengendarai sepeda motor masing masing berboncengan namun salah satu orang yang sendirian mengunakan sepeda motor jenis metik menembakan ke arah korban,” ungkapnya.
Hingga berita ini diturunkan, petugas Kepolisian Sektor Babelan dan Polres Metro Bekasi masih mendalami dan menyelidiki kasus dugaan aksi penembakan oleh sekelompok OTK ini usai melangsungkan aksinya di wilayah Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. *
Berita Terkini
Kisah Heroik Jenderal SBY Selamatkan Pimpinan Falintil dalam Operasi Seroja
5 Bangunan Bersejarah di Bekasi, Nomor Buncit Monumen Saksi Pembantaian 90 Tentara Jepang
Dear Warga Bekasi, Ini Syarat Wajib dalam Pendaftaran PPDB Online 2024
Jenderal Soemitro, Tentara Ramalan Boneka Jailangkung Jadi Kesayangan Presiden Soeharto
3 Pekerja Proyek Asal Pekalongan Tewas Tenggelam di Kolam KIIC Karawang
Sejarah Gatot Subroto, Jenderal Pemberani yang Ganti Panggilan Nama Militer Presiden Soeharto Jadi Monyet
Simak! Kendaraan Dilarang Melintas Jalan Braga Bandung Tiap Akhir Pekan
Keren! Pemkab Bekasi Kolaborasikan MTQ dengan Promosi Wisata Industri
Kompresor Meledak di Mampang Jaksel, 7 Orang Tewas Terpanggang
TNI Ubah Istilah KKB Jadi OPM, Ini Perbedaannya
Arus Balik Lebaran 2024, 186.136 Kendaraan Masuk Jakarta
Misteri Bisikan Hyang Sadabu Picu Moksanya Prabu Siliwangi, Raja Pajajaran Masuk Islam?
Pusaka Kiai Gundil, Baju Perang Sunan Kalijaga yang Bikin Tubuh Kebal
Gudang Amunisi TNI AD di Bogor Meledak, Warga Gunung Putri Dievakuasi
Kesaktian Tongkat Sunan Bonang Ubah Buah Aren Jadi Bongkahan Emas
Ini Besaran Zakat Fitrah 1445 Hijriah di Kabupaten Bekasi
Daftar Lengkap 55 Caleg DPRD Kabupaten Bekasi Terpilih 2024-2029
Cerita Patih Gajah Mada Intervensi Kepemimpinan Raja Majapahit Hayam Wuruk
Kisah Peramal Legendaris dari Kerajaan Kediri yang Dipercaya Jelmaan Dewa
KPU Lampung: 74 Petugas Pemilu 2024 Sakit, 7 Meninggal Dunia
Kisah Sultan Demak Bebaskan Rakyat Tionghoa di Kelenteng Sam Po Kong
Gawat! KPU Galau Soal Pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Bekasi, Digelar November atau September?
Kota Bekasi Luncurkan Aplikasi e-KIR Permudah Uji Kendaraan Berkala, Ini Manfaatnya
Respons Ganjar Soal Ahok Jadi Kuda Putih Jokowi di Kubu 03: Jangan Berasumsi, Dia Teman Saya!
Besok, Gugatan Almas Soal Kasus Wanprestasi Cawapres 02 Gibran Disidangkan di PN Solo
Kisah Romantis Kertawardhana Menang Sayembara Nikahi Ratu Majapahit Tribhuwana Tunggadewi
Letusan Gunung Merapi Bikin Karya Sastra Mataram Kuno Hilang Ditelan Bumi
KPU Petakan TPS Rawan Banjir di Kabupaten Bekasi, Mana Saja?
Jimat Kiai Bajulgiling, Pusaka Sakti Jaka Tingkir dari Kulit Buaya dan Magma Gunung Merapi
Internet of Energy dan Desa Energi Indonesia: Saat Desa Menjadi Subjek Transisi Energi
Ketika Papan Digital Bisa “Membaca” Wisatawan: Inovasi Promosi Cerdas untuk Pariwisata Indonesia
Saat Matahari Bertemu Nano: Potensi dan Arah Riset Quantum Dots Solar Cell di Indonesia






































































