Bekasi Bergerak! Wakil Wali Kota Dorong Sinergi Lawan Penyalahgunaan Narkoba
BEKASI, Komunica.id– Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menghadiri pelantikan formatur Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Forum Anti Penyalahgunaan Napza Indonesia (Forza) Kota Bekasi.
Kegiatan yang digelar di Bekasi Creative Center Multiguna ini dihadiri tokoh masyarakat, perwakilan organisasi, serta unsur pemerintah daerah.
Momentum tersebut menjadi langkah awal memperkuat sinergi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (Napza) di Kota Bekasi.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bekasi menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan DPD Forza Indonesia Kota Bekasi. Ia menilai kehadiran organisasi masyarakat menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kesadaran publik terkait bahaya Napza.
“Pemerintah Kota Bekasi menyambut baik pelantikan formatur DPD Forza Indonesia hari ini. Ini adalah bentuk nyata kepedulian masyarakat dalam memerangi penyalahgunaan Napza,” ujar Wakil Wali Kota Bekasi.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan angka penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan generasi muda.
Abdul Harris Bobihoe menegaskan bahwa persoalan Napza bukan semata tanggung jawab aparat penegak hukum. Ia menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, lingkungan pendidikan, hingga komunitas sosial.
“Kita harus bergerak bersama. Edukasi, sosialisasi, dan pendampingan menjadi kunci agar generasi muda kita terhindar dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.
Langkah preventif melalui edukasi dinilai lebih efektif dalam membangun ketahanan generasi muda terhadap pengaruh negatif peredaran narkotika.
Sementara itu, Ketua Umum Forza Indonesia Kota Bekasi menyatakan komitmen untuk menjalankan program kerja yang berfokus pada pencegahan serta rehabilitasi korban penyalahgunaan Napza.
Organisasi ini berencana menggandeng sekolah, perguruan tinggi, serta organisasi kepemudaan guna memperluas kampanye anti-Napza di wilayah perkotaan.
Diskusi yang berlangsung dalam kegiatan tersebut juga menyoroti tantangan kompleks peredaran narkotika yang kini semakin menyasar kalangan remaja. Para peserta sepakat bahwa strategi kolaboratif dan inovatif sangat dibutuhkan untuk menekan angka penyalahgunaan zat terlarang.
Melalui pelantikan formatur DPD Forza Indonesia Kota Bekasi, diharapkan lahir program-program berkelanjutan yang mampu memperkuat ketahanan sosial masyarakat.
Kehadiran Wakil Wali Kota Bekasi dalam acara ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam mendukung setiap inisiatif positif demi menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan Napza.(ADV)




































































