1,7 Juta Kendaraan Pemudik Kembali ke Jabodetabek hingga H+2 Lebaran 2026

Kemcetan terjadi di ruas tol Jakarta-Cikampek saat diberlakukan One Way Nasiona. Foto/Jasa Marga

KOMUNICA.ID – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 1,7 juta kendaraan telah kembali ke wilayah Jabodetabek selama periode arus balik Lebaran 2026, terhitung sejak H-10 hingga H+2 atau 11–23 Maret 2026.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengatakan jumlah tersebut sudah melampaui 50 persen dari total proyeksi arus balik yang diperkirakan mencapai 3,39 juta kendaraan hingga akhir Maret.

“Volume kendaraan yang kembali ke Jabodetabek sudah mencapai lebih dari separuh total proyeksi. Tren peningkatan ini diperkirakan masih akan berlanjut,” kata Rivan, Selasa (24/3/2026).

Didominasi Arah Timur

Arus balik paling besar tercatat berasal dari arah timur, yakni jalur Trans Jawa dan Bandung, dengan kontribusi sekitar 696 ribu kendaraan (40,9%).

Sementara itu, dari arah barat (Merak) tercatat 568 ribu kendaraan (33,4%), dan dari arah selatan (Puncak) sebanyak 437 ribu kendaraan (25,7%).

Meski volume kendaraan cukup tinggi, lalu lintas dari ketiga arah tersebut masih berada sedikit di bawah kondisi normal harian, dengan penurunan berkisar 4,9 hingga 15,2 persen.

Peningkatan signifikan arus balik mulai terlihat pada H+2 Lebaran, Senin (23/3), saat 225 ribu kendaraan tercatat masuk ke Jabodetabek melalui empat gerbang tol utama.

Angka tersebut melonjak 73,7 persen dibandingkan lalu lintas normal, dengan kenaikan tertinggi terjadi di Gerbang Tol Cikampek Utama yang hampir mencapai tiga kali lipat dari kondisi biasa.

Jasa Marga memperkirakan puncak arus balik akan terjadi pada Selasa (24/3) malam dan berlanjut pada akhir pekan 28–29 Maret 2026. Rekayasa lalu lintas berupa one way nasional juga masih diberlakukan untuk mengurai kepadatan.

Untuk menghadapi lonjakan kendaraan, Jasa Marga menyiapkan sejumlah langkah, mulai dari optimalisasi gardu tol, kesiapan armada layanan, hingga rekayasa lalu lintas yang diterapkan secara situasional bersama kepolisian. Jalur fungsional juga dibuka guna membantu distribusi kendaraan.

Pengguna jalan diimbau merencanakan perjalanan dengan matang, memastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi prima, serta mematuhi arahan petugas di lapangan.

Bagi masyarakat yang memiliki fleksibilitas waktu, disarankan memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA)pada 25–27 Maret untuk menghindari puncak kepadatan. Selain itu, diskon tarif tol sebesar 30 persen juga diberlakukan pada 26–27 Maret di sejumlah ruas tol. ***