Ada Pawai Malam Takbiran, 10 Rekayasa Lalu Lintas Berlaku di Kawasan Thamrin Jakarta
KOMUNICA.ID – Pemerintah DKI Jakarta menyiapkan pengaturan lalu lintas khusus saat malam takbiran Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Sejumlah agenda seperti Jakarta Bedug Kolosal hingga pawai kendaraan hias dan obor elektrik akan dipusatkan di M.H. Thamrin.
Kegiatan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 20.00 hingga 22.00 WIB. Untuk mendukung kelancaran acara, arus kendaraan di sejumlah ruas jalan utama akan dialihkan.
Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyebutkan, rekayasa lalu lintas mulai diberlakukan sejak pukul 20.00 WIB, dengan total 10 skema pengalihan arus di berbagai titik. Pengendara diimbau menyesuaikan rute perjalanan guna menghindari kepadatan di sekitar lokasi acara.
Untuk arus dari arah utara menuju selatan, seperti dari Harmoni ke Semanggi, kendaraan diarahkan melalui sejumlah ruas alternatif, antara lain Jalan Hayam Wuruk, Juanda, hingga kawasan Kuningan dan Sudirman.
Opsi lain juga disediakan melalui Medan Merdeka Barat, Abdul Muis, hingga Jalan Mas Mansyur. Sementara itu, kendaraan dari arah selatan ke utara, seperti dari Semanggi menuju Harmoni, akan dialihkan melalui Jalan Jenderal Sudirman, kawasan Karet, hingga Jalan Gajah Mada.
Jalur alternatif lain juga tersedia melalui koridor Rasuna Said dan Satrio. Bagi pengendara dari timur ke barat, seperti dari Gondangdia menuju Tanah Abang, dapat melintasi Jalan Cut Mutia, Menteng Raya, hingga Medan Merdeka sebelum menuju jalur lanjutan.
Sebaliknya, arus dari Tanah Abang ke arah timur atau Gambir dialihkan melalui Jalan Abdul Muis, Majapahit, hingga kawasan Lapangan Banteng.
Pengalihan juga diberlakukan untuk sejumlah pergerakan lain, termasuk dari kawasan Imam Bonjol menuju Harmoni maupun Tanah Abang, serta dari Tugu Tani ke arah barat.
Pengendara tetap dapat melintasi Jalan Kebon Sirih dan Wahid Hasyim, namun akan diberlakukan penyesuaian situasional saat pawai berlangsung.
Pemprov DKI mengimbau masyarakat untuk memperhatikan rambu sementara serta arahan petugas di lapangan. Warga juga disarankan menggunakan transportasi umum atau menghindari kawasan Thamrin dan sekitarnya selama kegiatan berlangsung.***






