DLH Bekasi Telusuri Sumber Kali Bekasi Berbusa, Tutup Paksa Saluran Limbah Usaha Laundry

waktu baca 2 menit
Kali Bekasi berbusa tercemar limbah. Foto/Ilustrasi/Istimewa

BEKASI, Komunica.id– Menindaklanjuti aduan masyarakat terkait dugaan pencemaran Kali Bekasi yang berbusa di sekitar pintu air Prisdo, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi bersama Tim Patroli DAS Kali Bekasi dari DLH Provinsi Jawa Barat melakukan penelusuran untuk mengidentifikasi asal-usul pencemaran beberapa waktu lalu.

Langkah awal dimulai dengan verifikasi lapangan di lokasi pengaduan. Tim melakukan pengambilan sampel air Kali Bekasi serta menelusuri aktivitas usaha di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Bekasi hingga Kali Cileungsi yang diduga menjadi sumber pembuangan air limbah.

Dalam penelusuran, Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup Kota Bekasi menemukan indikasi pembuangan limbah cair oleh usaha laundry di Jalan Pangkalan III, Kelurahan Cikiwul. Usaha laundry tersebut diduga membuang air limbah langsung ke Sungai Cileungsi, yang alirannya bermuara ke Kali Bekasi.

Hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan usaha laundry tersebut memasang pipa pembuangan air limbah tanpa izin resmi. Tim kemudian melakukan penutupan paksa pipa pembuangan dan memasang segel PPLH sebagai bentuk penindakan tegas.

Yudianto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, menjelaskan, penutupan pipa limbah ini adalah langkah cepat untuk menghentikan potensi pencemaran yang lebih besar di Kali Cileungsi hingga Kali Bekasi.

“Penutupan pipa air limbah usaha laundry di Pangkalan III, Kelurahan Cikiwul bertujuan untuk menghentikan potensi pencemaran yang lebih besar di Kali Cileungsi yang muaranya di Kali Bekasi dan sebagai tindakan tegas atas pelanggaran pengelolaan lingkungan bagi seluruh usaha/kegiatan di Kota Bekasi,” tegas Yudianto.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam mengawasi kondisi lingkungan sekitar dan segera melapor jika menemukan indikasi pencemaran air sungai.

“Kami berharap masyarakat dapat berpartisipasi aktif untuk memberikan informasi dugaan pencemaran lingkungan sehingga bisa cepat ditangani dan dihentikan sumber pencemarnya,” ujarnya.

DLH Kota Bekasi menegaskan akan terus melakukan pengawasan rutin maupun insidental demi menjaga kualitas air sungai dan lingkungan di Kota Bekasi tetap bersih dan sehat. (ADV)

Berita Terkini