Jalan Juanda hingga Pasar Baru Ditata Ulang, Ini Instruksi Tegas Wali Kota Bekasi

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq bersama Wali Kota Bekasi Tri Adhianto. Foto/Istimewa

BEKASI, Komunica.id– Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq bersama Wali Kota Bekasi Tri Adhianto turun langsung melakukan kegiatan korve atau aksi bersih-bersih di sepanjang Jalan Juanda hingga Pasar Baru, Bekasi Timur.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI agar pemerintah daerah melaksanakan pembersihan wilayah secara serentak guna menjaga kebersihan dan ketertiban kota.

Aksi korve diawali dari Lapangan Multiguna Bekasi dengan melibatkan aparatur Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Kecamatan Bekasi Timur, Satpol PP, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Seluruh unsur bergerak menyisir sepanjang Jalan Juanda, mulai dari Jalan Mayor Oking (Proyek) hingga kawasan Pasar Baru Bekasi. Fokus utama kegiatan adalah pembersihan sampah, penataan fasilitas umum, serta penertiban elemen yang mengganggu estetika kota.

Dalam kegiatan tersebut, Tri Adhianto secara langsung memimpin penataan di kawasan Pasar Baru Bekasi. Ia menyoroti banyaknya tali plastik yang diikatkan pada pagar besi ruko sehingga merusak wajah kota.

Selain itu, Wali Kota juga memerintahkan pemotongan plang nama toko yang tidak memiliki izin atau masa izinnya telah habis. Penataan kabel-kabel yang semrawut dan terbengkalai turut menjadi perhatian serius.

“Kita ingin tata kota ini tertib dan enak dipandang. Jangan lagi ada tali plastik yang diikat sembarangan ke pagar ruko. Ini soal kesadaran bersama untuk menjaga wajah kota,” tegasnya di sela kegiatan.

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan kawasan perdagangan yang lebih rapi, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyoroti persoalan volume sampah di Kota Bekasi yang terpantau meluap dan hampir mencapai kapasitas maksimal.

Ia menekankan pentingnya pembenahan sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh, termasuk rencana pembentukan PTSL di area Bantargebang sebagai bagian dari strategi pengendalian dan pengolahan sampah ke depan.

Menurutnya, perbaikan tata kelola sampah harus dilakukan dari hulu hingga hilir agar permasalahan tidak terus berulang.

Dalam aksi korve tersebut, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) turut menurunkan tim untuk membantu perapihan kabel udara yang semrawut serta melakukan pemotongan plang nama berbahan besi yang melanggar ketentuan.

Kolaborasi lintas perangkat daerah ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam menciptakan lingkungan yang bersih, tertib, dan nyaman.

Kegiatan korve di Jalan Juanda hingga Pasar Baru ini diharapkan menjadi langkah awal pembenahan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan keindahan Kota Bekasi.(ADV)

Berita Terkini