Pelayanan MPP Bekasi saat CFD Diserbu Warga, Wali Kota Tri Adhianto Pastikan Cepat dan Efisien
BEKASI, Komunica.id– Program pelayanan ekstra di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Bekasi yang digelar setiap momen Car Free Day (CFD) di Jalan Ahmad Yani terus mendapat respons positif dari masyarakat. Layanan yang berlangsung setiap akhir pekan ini menjadi solusi efektif bagi warga yang tidak sempat mengurus administrasi pada hari kerja.
Pada pelaksanaan terbaru, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto turun langsung untuk memastikan seluruh layanan berjalan optimal. Kehadiran orang nomor satu di Kota Bekasi tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kota dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Puluhan warga tampak memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengurus berbagai dokumen administrasi, mulai dari pencetakan E-KTP hingga layanan instansi lainnya.
“Kurang lebih hampir 50 warga sudah terlayani hari ini. Pelayanan dari pukul 07.00 sampai 11.00 WIB cukup efisien dan sangat membantu masyarakat,” ujar Tri Adhianto.
Dalam kesempatan tersebut, Tri Adhianto bahkan mencoba langsung menjadi operator pelayanan E-KTP. Ia membantu seorang warga yang mengajukan pergantian KTP elektronik karena mengalami kerusakan, mulai dari proses pendaftaran hingga pencetakan dokumen.
“Tadi ada warga yang mengeluhkan KTP-nya rusak. Prosesnya cepat, daftar langsung dipanggil. Saya coba sendiri menjadi operator, ternyata memang tidak memakan waktu lama,” ungkapnya.
Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa proses administrasi kependudukan di MPP Kota Bekasi kini semakin cepat dan efisien.
Pelayanan ekstra MPP Kota Bekasi ini melibatkan 10 instansi guna memberikan kemudahan maksimal kepada masyarakat. Beberapa instansi yang terlibat antara lain:
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)
Samsat
Imigrasi
Dinas Tenaga Kerja (Disnaker)
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)
PDAM Tirta Bhagasasi
Layanan Administrasi Hukum Umum (AHU)
PT Pos Indonesia
Bank BJB
Kolaborasi lintas instansi ini diharapkan mampu mempercepat berbagai urusan administrasi masyarakat dalam satu lokasi dan waktu yang fleksibel.
Tri Adhianto berharap inovasi pelayanan publik ini terus dimanfaatkan warga dan menjadi contoh layanan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kita ingin pelayanan hadir di tengah aktivitas masyarakat, tidak menyulitkan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya,” tutupnya.(ADV)




































































