Pemkot Bekasi Genjot UMKM Kuliner Lewat Lomba Makanan Tradisional
BEKASI, Komunica.id– Pemerintah Kota Bekasi melalui TP PKK Kota Bekasi bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bekasi menggelar Lomba Kreasi Makanan Etnik pada Jumat, 13 Februari 2026 lalu.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Nonon Sontanie ini menjadi upaya strategis dalam mendorong kreativitas pengolahan pangan lokal sekaligus memperkuat peran perempuan dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
Lomba tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kota Bekasi Wiwiek Hargono, Wakil Ketua TP PKK Kota Bekasi Wuri Handayani, serta diikuti seluruh kader PKK dari setiap kecamatan se-Kota Bekasi.
Program ini merupakan bagian dari agenda pembinaan TP PKK yang difasilitasi Disdagperin Kota Bekasi untuk meningkatkan kapasitas dan inovasi kader dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk bernilai tambah.
Dalam kompetisi ini, metode penilaian menitikberatkan pada kelengkapan dan keseimbangan menu.
Hidangan utama wajib mengandung unsur karbohidrat, protein, dan sayuran. Selain itu, peserta juga harus menyajikan hidangan pembuka, makanan penutup, serta minuman hangat.
Seluruh menu yang dipresentasikan wajib berbahan dasar unsur lokal Indonesia, baik nabati maupun hewani. Penilaian ini sekaligus menegaskan komitmen terhadap pemanfaatan bahan pangan khas Nusantara.
Ketua TP PKK Kota Bekasi, Wiwiek Hargono, berharap kegiatan ini mampu menjadi inspirasi bagi kader PKK maupun masyarakat luas dalam memanfaatkan bahan pangan sekitar.
“Melalui lomba ini, kami ingin menginspirasi para kader dan masyarakat untuk mampu mengelola bahan pangan yang ada di sekitar menjadi sajian yang menarik, bergizi, lezat, serta berpotensi menjadi produk unggulan suatu daerah,” ujarnya.
Menurutnya, kreativitas dalam pengolahan pangan lokal tidak hanya berdampak pada kesehatan keluarga, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru melalui produk unggulan daerah.
Daftar Pemenang dan Hadiah Pembinaan
Hasil lomba menetapkan:
Juara I: Kecamatan Bekasi Barat
Juara II: Kecamatan Pondok Gede
Juara III: Kecamatan Bekasi Utara
Para pemenang menerima hadiah uang binaan dengan total Rp21.000.000. Sementara itu, seluruh peserta lainnya tetap mendapatkan uang binaan sebesar Rp1.000.000 per tim sebagai bentuk apresiasi dan stimulus pembinaan.
Pemberian uang binaan ini bertujuan agar para kader terus mengembangkan kreativitas, meningkatkan kualitas olahan pangan lokal, serta mendorong lahirnya produk makanan khas Bekasi yang bernilai ekonomi dan berdaya saing.
Melalui sinergi antara TP PKK dan perangkat daerah, Pemerintah Kota Bekasi berharap kegiatan ini dapat memperkuat peran perempuan dalam mendukung ketahanan pangan keluarga, pengembangan UMKM kuliner, serta pelestarian kekayaan kuliner Nusantara.
Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi Pemkot Bekasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.(ADV)




































































