SPBE Cimuning Bekasi Meledak, Ini 5 Fakta di Balik Kebakaran Hebatnya

Kebakaran hebat disertai ledakan mengguncang Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi. Foto/KOMUNICA

KOMUNICA.ID – Kebakaran hebat disertai ledakan mengguncang Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi, Rabu (1/4) malam. Insiden ini menyebabkan belasan orang terluka dan memicu kepanikan warga sekitar.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi mengungkap dugaan awal penyebab kebakaran adalah korsleting listrik di area SPBE. Kasus ini ditangani Polres Metro Bekasi Kota.

Berikut rangkuman fakta kebakaran hebat di SPBE Cimuning Bekasi

1. Kebakaran Dipicu Dugaan Korsleting Listrik

Plt Kepala Dinas Pemadan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi Heryanto mengatakan api diduga berasal dari arus pendek listrik di dalam area SPBE. Kebakaran kemudian membesar dan sulit dikendalikan karena melibatkan bahan gas.

2. Sempat Terjadi Ledakan Saat Pengisian Gas

Api yang muncul memicu ledakan saat proses pengisian mobil tangki elpiji. Ledakan ini mempercepat penyebaran api ke seluruh area SPBE.

3. 12 Orang Luka Bakar, Sebagian Capai 70 Persen

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, menyebut sedikitnya 12 orang menjadi korban.

Korban terdiri dari pekerja dan warga sekitar, dengan luka bakar cukup serius hingga 60–70 persen. Saat ini mereka dirawat di sejumlah rumah sakit.

4. Tangki Gas 50 Ribu Kg Nyaris Meledak

Petugas berjibaku mengamankan tangki elpiji berkapasitas sekitar 50.000 kilogram di area belakang SPBE.

Jika tangki tersebut ikut terbakar, dampaknya diperkirakan bisa jauh lebih besar dan meluas ke permukiman warga.

5. Pertamina Tanggung Biaya Korban dan Kerusakan

Pertamina Patra Niaga memastikan akan menanggung biaya pengobatan korban serta kerugian warga terdampak. Perbaikan rumah warga juga akan dilakukan setelah proses pendataan bersama pemerintah setempat selesai. ***