Warga Bekasi Wajib Tahu! 1 Maret Trans Beken-Patriot Mulai Tarif Normal

BEKASI, Komunica.id – Setelah melalui masa uji coba tanpa pungutan, dua moda transportasi publik andalan Kota Bekasi, Trans Bekasi Keren (Trans Beken) dan Trans Bekasi Patriot, resmi memberlakukan tarif mulai 1 Maret 2026.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, mengatakan kebijakan tersebut menandai berakhirnya periode layanan gratis sekaligus memasuki fase pengelolaan berbasis tiket untuk menjaga keberlanjutan operasional.

“Tarif Trans Beken dan Trans Bekasi mulai berlaku awal Maret,” kata Zeno, Kamis (26/2/2026).

Untuk Koridor 1 rute Terminal Bekasi–Harapan Indah (pulang-pergi), tarif Trans Beken ditetapkan sebesar Rp4.500. Adapun Trans Patriot pada Koridor 3 rute Summarecon–Pasar Alam Vida dikenakan tarif Rp6.000.

Penerapan tarif dilakukan guna mendukung keberlangsungan layanan di tengah meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat Bekasi. Layanan ini dihadirkan untuk memperkuat peran Bekasi sebagai simpul stasiun jarak jauh dan memudahkan perpindahan antar moda transportasi.

“Kita harus menyiapkan transportasi yang nyaman, murah, aman, dan terjamin. Bus ini memiliki standar kebersihan tinggi, pengemudi terlatih, serta fasilitas yang lebih baik,” ungkapnya.

Seluruh transaksi dilakukan secara non-tunai menggunakan kartu uang elektronik. Penumpang wajib melakukan tap insaat naik dan tap out saat turun menggunakan kartu yang sama.

Kartu yang dapat digunakan antara lain Flazz, TapCash, Brizzi, dan e-Money. 

Trans Beken melayani rute sepanjang 30,1 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 5 menit. Layanan ini didukung sembilan unit bus pada tahap awal, terdiri dari delapan armada operasional dan satu cadangan. 

Pengaturan jarak kedatangan (headway) dibuat lebih rapat pada jam sibuk pagi dan sore. Bus beroperasi setiap hari pukul 05.00–21.00 WIB dan berhenti di 47 titik pemberhentian. 

Rute menghubungkan Terminal Bekasi dan kawasan Harapan Indah (Tanah Apit), melintasi simpul penting seperti Stasiun Bekasi Timur, Stasiun LRT Jatimulya, Bekasi Trade Center, Revo Mall, Stadion Patriot Chandrabhaga, Kantor Wali Kota Bekasi, hingga Stasiun Kranji.

Zeno optimistis Trans Beken dan Trans Patriot dapat menjadi solusi kebutuhan transportasi modern warga. Ia juga mengajak masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi umum untuk mengurangi kemacetan, polusi, dan biaya parkir.

Pengelolaan layanan dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kota Bekasi bekerja sama dengan operator pihak ketiga. “Mari kita jaga bersama fasilitas ini. Transportasi publik adalah milik rakyat, dibiayai dari uang rakyat, dan harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” tutupnya. (ADV)

Berita Terkini

0