Waspada! Cuaca Ekstrem Berpotensi Ganggu Arus Balik Lebaran 2026
KOMUNICA.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi cuaca ekstrem saat arus balik Lebaran 2026. Sejumlah wilayah diprediksi mengalami hujan lebat disertai petir dan angin kencang dalam beberapa hari ke depan.
BMKG menjelaskan kondisi cuaca saat ini masih dipengaruhi dinamika atmosfer global hingga lokal, termasuk aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) dan gelombang atmosfer yang memicu pertumbuhan awan hujan.
Selain itu, kemunculan siklon tropis Narelle di pesisir utara Queensland serta pola pertemuan angin di sejumlah wilayah turut meningkatkan potensi hujan di Indonesia.
“Kombinasi kondisi tersebut berpotensi meningkatkan intensitas curah hujan secara signifikan, terutama di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur,” tulis BMKG dalam akun media sosialnya, dikutip Komunica.id, Rabu (25/3/2026).
Secara umum, cuaca di Indonesia diprediksi didominasi hujan ringan hingga sedang. Namun, peningkatan intensitas hujan sedang hingga lebat perlu diwaspadai di sejumlah daerah seperti di Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara.
Kemudian di Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua Barat, Papua Tengah dan Papua. Selain itu, BMKG menetapkan status siaga hujan lebat hingga sangat lebat di: Papua Pegunungan dan Papua Selatan.
Waspada Angin Kencang
Selain hujan, potensi angin kencang juga diprediksi terjadi di beberapa wilayah, seperti di Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah, Maluku, Maluku Utara dan Papua Selatan.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya pemudik arus balik, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca. Pengendara diminta berhati-hati saat melakukan perjalanan darat, laut, maupun udara, serta memastikan kondisi tubuh tetap prima.
Masyarakat juga diminta rutin memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG, seperti situs web, aplikasi InfoBMKG, dan media sosial. ***






