Ini Jurus Tri Adhianto Benahi Pondok Melati dari Ancaman Banjir Bekasi Tahunan

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memprioritaskan penataan dan peninggian sejumlah jembatan di sepanjang aliran Kali Chandra. Foto/Humas Pemkot Bekasi

BEKASI, Komunica.id – Pemerintah Kota Bekasi mulai mengurai salah satu simpul persoalan banjir tahunan di wilayah Pondok Melati. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memprioritaskan penataan dan peninggian sejumlah jembatan di sepanjang aliran Kali Chandra.

Langkah itu diambil usai laporan warga menyebut beberapa konstruksi jembatan terlalu rendah dan menyebabkan penyempitan arus. Dampaknya, setiap kali hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, debit air meningkat namun tertahan di sejumlah titik, lalu meluap ke permukiman.

Tri meninjau langsung kondisi tersebut di Perumahan Chandra, RW 17, Kelurahan Jatirahayu, Kecamatan Pondok Melati. Ia menyusuri aliran Kali Chandra hingga titik pertemuan dengan Kali Harun yang mengarah ke kawasan hunian warga.

Ketua RW 17 melaporkan, genangan kerap terjadi karena air tak mampu melintas bebas di bawah jembatan. Luapan tak hanya merendam Perumahan Chandra, tetapi juga berdampak hingga kawasan Perumahan Dosen IKIP.

“Penataan Kali Chandra akan menjadi prioritas. Beberapa jembatan yang menghambat aliran akan segera ditinggikan agar level air dapat melintas dengan baik menuju hilir,” kata Tri, Minggu (1/3/2026).

Menurutnya, peninggian jembatan merupakan solusi teknis paling cepat untuk meningkatkan kapasitas aliran air dalam jangka pendek. Dengan ruang bebas yang lebih tinggi, air diharapkan mengalir lancar ke hilir tanpa tertahan di bagian hulu.

Tri menegaskan, persoalan banjir di kawasan tersebut tidak semata dipicu curah hujan, melainkan juga faktor infrastruktur yang belum optimal. Segmentasi sungai dan desain jembatan yang terlalu rendah disebut menjadi salah satu penyebab utama tersendatnya aliran.

“Kalau alirannya lancar, air tidak akan tertahan dan meluap ke permukiman. Ini yang sedang kita benahi agar kejadian banjir tahunan bisa diminimalisir,” katanya.

Pemkot Bekasi melalui dinas teknis terkait akan melakukan kajian lanjutan untuk memastikan desain peninggian jembatan sesuai kebutuhan dan tidak memunculkan persoalan baru di wilayah hilir. 

Perhitungan kapasitas aliran juga akan dilakukan agar air dapat mengalir optimal hingga ke Perumahan Dosen IKIP tanpa menciptakan titik genangan baru.

Wilayah Pondok Melati selama ini menjadi salah satu kawasan yang kerap terdampak genangan saat musim hujan. Penataan Kali Chandra disebut sebagai bagian dari strategi jangka menengah Pemkot Bekasi dalam mengurangi titik rawan banjir secara bertahap dan terukur. (ADV)

Berita Terkini

0