Pembangunan Lanjutan Gedung Satpamobvit Polres Metro Bekasi Dianggarkan Rp4,49 Miliar

Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi Benny Sugiarto Prawiro. FOTO/KOMUNICA.ID

BEKASI, Komunica.id – Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) kembali melanjutkan pembangunan fasilitas Satpamobvit (Satuan Pengamanan Objek Vital) Polres Metro Bekasi tahun anggaran 2025. Program ini mendapat alokasi anggaran Rp4,49 miliar dari APBD Kabupaten Bekasi.

Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kabupaten Bekasi, Benny Sugiarto Prawiro, mengatakan pembangunan lanjutan ini merupakan bagian dari sub kegiatan Penataan Bangunan dan Lingkungan menjadi prioritas fasilitas pendukung keamanan.

“Pembangunan lanjutan Satpamobvit Polres Metro Bekasi ini merupakan komitmen kami untuk menyediakan sarana bangunan yang memadai bagi kebutuhan operasional kepolisian, khususnya pengamanan objek vital di wilayah Kabupaten Bekasi,” ujar Benny.

Ia menjelaskan bahwa lingkup pekerjaan dilakukan sepenuhnya berdasarkan dokumen Bill of Quantity (BOQ) dan spesifikasi teknis, sehingga kualitas konstruksi akan tetap terjaga. 

Lokasi pekerjaan berada di Kecamatan Cikarang Pusat, yang merupakan kawasan strategis dengan aktivitas pemerintahan dan perkembangan ekonomi yang cukup tinggi.

Selain memastikan mutu bangunan, Benny menegaskan bahwa aspek keselamatan konstruksi tetap menjadi perhatian utama. Berdasarkan perencanaan, tingkat risiko dalam pengerjaan proyek ini tergolong kecil, namun tetap diawasi melalui Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK).

“Kami memastikan hasil pembangunan nantinya memenuhi standar bangunan gedung yang berfungsi dengan baik, memiliki keandalan struktur, daya tahan tinggi, serta memenuhi unsur estetika. Ini penting agar fasilitas yang dibangun layak digunakan dan mendukung kinerja Polres Metro Bekasi secara optimal,” kata Benny.

Output dari pekerjaan ini ditargetkan berupa terlaksananya pembangunan lanjutan gedung Satpamobvit yang representatif dan siap digunakan sesuai kebutuhan kepolisian dalam menjaga keamanan kawasan objek vital di Kabupaten Bekasi. (ADV)