Pemkab Bekasi Tuntaskan Pembangunan BPP Kedungwaringin, Dorong Pertanian Lebih Maju!

Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Benny Sugiarto Prawiro. Foto/Istimewa

BEKASI, Komunica.id – Pemerintah Kabupaten Bekasi merampungkan pembangunan Gedung Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kedungwaringin, yang kini siap menjadi pusat layanan dan inovasi bagi peningkatan kualitas pertanian di wilayah setempat.

Gedung baru ini dibangun melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 sebagai solusi atas kondisi gedung lama yang kerap terdampak banjir dan tidak lagi memenuhi standar fasilitas penyuluhan sebagaimana ditetapkan Kementerian Pertanian.

Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Benny Sugiarto Prawiro, mengatakan fasilitas baru ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan pelayanan yang lebih layak dan profesional untuk mendukung produktivitas pertanian.

“Pembangunan gedung BPP Kedungwaringin merupakan bagian dari upaya kami untuk memperkuat peran penyuluh di lapangan. Dengan fasilitas yang lebih memadai, kami berharap kinerja penyuluhan semakin optimal dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi, Abdillah, menekankan pentingnya pemanfaatan gedung dan sarana pendukung yang telah disiapkan, termasuk area demplot yang dapat digunakan sebagai lahan percontohan bagi para petani.

“Gedung ini bukan hanya kantor penyuluh, tetapi juga pusat inovasi, edukasi, dan pembelajaran teknik pertanian modern. Kami berharap seluruh fasilitas dapat dirawat dan dimanfaatkan maksimal,” katanya.

Ia menambahkan keberadaan BPP yang lebih representatif diharapkan mampu mempercepat adopsi teknologi pertanian, menguatkan sumber daya manusia, serta menjadi solusi terhadap tantangan sektor pertanian seperti perubahan iklim dan kebutuhan efisiensi produksi.

Dengan rampungnya pembangunan gedung baru ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi berharap layanan penyuluhan di Kedungwaringin semakin efektif dan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas serta daya saing sektor pertanian di daerah tersebut. (ADV)