Pengabdian Masyarakat Universitas Telkom Jakarta di SMK Wiyata Sayta Jakarta Barat
KOMUNICA.ID | JAKARTA – Pengabdian masyarakat merupakan kegiatan yang dilakukan oleh individu maupun kelompok, terutama dari kalangan akademisi, mahasiswa, atau lembaga, untuk menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan yang dimiliki guna membantu memecahkan permasalahan masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup mereka.
Bagi dosen, pengabdian kepada masyarakat menjadi kewajiban yang harus dilaksanakan setiap semester. Kegiatan ini juga merupakan salah satu pilar dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.
Universitas Telkom Jakarta (Telkom University) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di SMK Wiyata Satya, Jakarta Barat, pada Senin, 24 November 2025. Kegiatan tersebut menghadirkan beberapa narasumber, di antaranya Bapak Pietra Dorand, S.E., M.Pd., selaku ketua pelaksana, dan M. Roihan, M.T.
Selain para dosen, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa, yaitu Sherly Nur Sausanindra, Dimas Arya Zanneta, Ayesha Nariyah Athaya, dan Kylaneysa Azzahra Gunawan.
Tema kegiatan pengabdian masyarakat tersebut berfokus pada membangun personal branding bagi siswa-siswi SMK Wiyata Satya Jakarta Barat.
Personal branding merupakan proses membentuk, mengelola, dan mengomunikasikan citra diri, nilai, keahlian, serta keunikan seseorang secara konsisten, sehingga individu dapat dikenal, dipercaya, dan memiliki posisi yang jelas di benak orang lain sesuai tujuan pribadi maupun profesional.
Melalui tema ini, kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan memberikan bekal kepada siswa-siswi berupa kemampuan komunikasi, keahlian, konsistensi, serta rasa percaya diri dalam mengembangkan potensi dirinya.

Acara pengabdian pengabdian kepada masyarakat disambut baik oleh Bapak Fajar Haryanto SE., MM. sebagai Kepala Sekolah SMK Wiyata Satya Jakarta Barat.

Dalam acara pengabdian masyarakat, Siswa-siswi SMK Wiyata Satya sangat antusias mengikuti acara pengmas ini. Siswa-siswi aktif bertanya tentang personal branding.



































































